Ungkapan hati kecil anak farmasi, Sebuah refleksi ulang tahun Persatuan Ahli Farmasi Indonesia

Farmasi ?   Sebuah kata yang sangat sakral, karena mengandung berbagai makna tergantung dari sudut mana kita memandangnya. Namun yang pasti,  terlepas pro dan kontra bagi anak farmasi kata tersebut merupakan kebanggaan tersendiri. Anak farmasi pasti semua merasakan bagaimana bersakit-sakit dalam menghadapi semua mata pelajaran yang diterima saat dirinya menjadi seorang siswa. Saat kuterdiam dalam kesunyian, anganku melayang membawaku kembali kemasa-masa dimana saat menjadi siswa farmasi. Tiada waktu yang terbuang sia-sia, karena selalu digunakan untuk belajar, belajar dan belajar. Kala itu, anak farmasi terkesan angker karena kurang senyum dan lebih banyak diam untuk belajar. Bahkan saat waktu istirahatpun digunakan untuk belajar, setidaknya untuk menghapalkan Sinonim, Nama latin tanaman obat, familianya, kandungan zat berkhasiatnya dan khasiat atau kegunaannya dalam pengobatan.

Merupakan kebanggaan yang tak ternilai harganya, saat kita lulus dan diambil sumpah oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi. Seolah semua sakit, perih dan beban yang kita tanggung selama menjadi siswa farmasi terobati sudah. Kemudian mulai dengan mencari pekerjaan, saat itu ijazah lulusan sekolah menengah farmasi sangat tinggi nilainya. Seiring berjalannya waktu hingga saat ini, seolah kata farmasi sudah bukan suatu kata yang sakral lagi. Terbukti banyaknya pemangkasan hak dari anak farmasi, bahkan farmasi tidak dipandang sebelah matapun. Dengan tidak dipandang sebelah mata, akhirnya dunia farmasi terbelah menjadi serumpun farmasi dengan mengikat diri menjadi IAI dan sebagian rumpun lainnya mendirikan PAFI. Sebagai saudara serumpun, terkadang sering terjadi senggolan dilapangan. Seharusnya ini tidak menjadikan masalah, bila tidak ditunggangi oleh kepentingan-kepentingan tertentu. Seharusnya malah bersatu padu sesama saudara serumpun untuk memajukan derajat kesehatan masyarakat sesuai amanah dalam undang-undang.

Dalam wadah sendiripun masih sering dijumpai gesekan-gesekan  dikarenakan hal-hal yang tidak seharusnya terjadi bila saling memahami, menyadari dan introspeksi. Kemudian dilakukan evaluasi dan menciptakan rumusan formula yang terbaik, sehingga gerak langkah, pelayanan dan kebijakan akan sangat-sangat membantu bagi anggota apalagi bila pelayanan melibatkan empati dan merasa anggota seperti keluarga sendiri. Dalam usia yang ke 74, seharusnya PAFI sudah mapan apalagi sebagai Organisasi Profesi tertua di Negara Kesatuan Republik Indonesia dan didukung oleh anggota yang begitu besar. Namun perjuangan kita belum selesai, karena masih banyaknya hak-hak anak farmasi yang dipangkas. Selama ini masih sering terjadi simpang siur regulasi dan tumpang tindih kebijakan, yang berdampak pada anggota dan menyulitkan bagi anak farmasi yang kebetulan sedang diamanahi sebagai Ketua PAFI Cabang.

Di dalam perjalanannya mengemban amanah yang dibebankan, banyak sekali masalah-masalah yang dijumpai baik dalam melayani anggota maupun dalam menegakkan marwah eksistensi PAFI. Namun semua itu tidak pernah dirasakan, justru dianggap sebagai pupuk untuk menumbuh kembangkan serta mematangkan dalam menjalankan roda organisasi. Sebagai anak farmasi yang loyal terhadap Peraturan Organisasi dan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga sudah selayaknya berani menyatakan sikap dengan tegas mana yang benar dan mana yang salah, tanpa harus takut. Karena apa yang kita perjuangkan benar, belum tentu dianggap benar dan dihargai oleh orang lain. Sudah saatnya kita berganti paradigm, bukan lagi Top Down tetapi sudah waktunya Bottom Up. Karena kondisi di lapangan tidak selamanya sama dengan dasar di teori, sehingga kita bisa menampung aspirasi anggota dan kemudian mengevaluasi apa yang telah kita berikan untuk anggota. Dengan begitu kita bisa membuat komposisi atau formulasi yang tepat dan dituangkan dalam Peraturan Organisasi tanpa harus berbenturan dengan semua regulasi yang sudah ada. Karena anggota itu berbagai tipe karakternya, ada yang mau tau dan menyadari kesulitan pengurus, ada yang tidak tau tapi mau belajar dan adapula yang masa bodo terhadap kesulitan yang dialami pengurus.

Semoga anak farmasi ini masih diberikan kesempatan oleh Allah memandang dan menyaksikan, anggota farmasi terutama anggota PAFI hidup sejahtera dibawah bendera PAFI yang berkibar setinggi-tingginya, Bravo PAFI “Bersama Kita Bisa” ……Aamin Ya Robbal Alamin

 

PAFI #BersamaKitaBisa !!!

Lowongan Pekerjaan

 Informasi Lowongan Pekerjaan Terbaru

Alamat

Jl. Semingkir Gg.Cendrawasih, Rejasari - Purwokerto Barat - Kabupaten Banyumas
KABUPATEN BANYUMAS
JAWA TENGAH

Kontak

Email: pafibanyumas@gmail.com
Telp: 082137878670 / 0857-1284-5302
Fax: -
Rekening Organisasi:
BRI No.Rek 6824-01-010482-53-9, a/n PAFI CABANG BANYUMAS